Trending

Catat Jamnya! Fenomena Supermoon Terakhir di Tahun 2023 Akan Terjadi pada 29 September

Don’t Miss It! Supermoon Phenomenon to Occur on September 29, 2023 (Note the Time) – Viral Video.

Jangan Lewatkan! Fenomena Supermoon akan Terjadi 29 September 2023

Fenomena Supermoon akan kembali hadir pada tanggal 29 September 2023. Ini akan menjadi supermoon terakhir dalam tahun 2023, dan supermoon berikutnya baru akan muncul pada bulan Juli 2024. Supermoon adalah fenomena yang membuat bulan purnama terlihat lebih besar, terang, dan lebih dekat daripada biasanya. Astronom amatir dari The Ekliptika Institute, Marufin Sudibyo, menjelaskan bahwa istilah “supermoon” digunakan untuk menggambarkan Bulan purnama yang hampir bersamaan dengan posisi Bulan pada jarak terdekatnya ke Bumi atau perigee.

Supermoon terjadi ketika Bulan mengelilingi Bumi dalam orbit yang lonjong atau bujur telur dengan nilai kelonjongan sekitar 1/18 atau empat kali lebih lonjong dibandingkan orbit Bumi dalam mengelilingi Matahari. Pada orbit Bulan terdapat titik perigee (terdekat ke Bumi) dan titik apogee (terjauh dari Bumi). Ketika Bulan sedang berada di titik perigee selama bulan purnama, maka terjadilah fenomena supermoon.

Mengapa Bulan Terlihat Lebih Besar?

Ketika Bulan berada di titik perigee dan dekat dengan Bumi, jarak antara Bumi dan Bulan menjadi lebih pendek. Akibatnya, saat kita melihat bulan purnama pada saat itu, Bulan terlihat lebih besar dan lebih dekat daripada ketika berada di titik apogee atau jauh dari Bumi. Ini adalah ilusi optik yang disebabkan oleh perbedaan jarak.

Mengapa Bulan Terlihat Lebih Terang?

Selain terlihat lebih besar, Bulan juga terlihat lebih terang saat fenomena supermoon. Hal ini karena cahaya Matahari yang memantul dari permukaan Bulan menjadi lebih intens. Ketika Bulan berada di titik perigee, cakramnya tampak lebih besar sehingga luas permukaan yang memantulkan cahaya Matahari juga semakin besar. Akibatnya, Bulan purnama terlihat lebih terang dari biasanya.

Definisi Supermoon Menurut Marufin Sudibyo dari The Ekliptika Institute

Menurut Marufin Sudibyo, seorang astronom amatir dari The Ekliptika Institute, supermoon adalah istilah modern yang digunakan untuk menggambarkan fenomena Bulan purnama yang terjadi hampir bersamaan dengan posisi Bulan pada jarak terdekatnya ke Bumi atau perigee. Istilah ini berasal dari tradisi astrologi dan telah menjadi populer dalam beberapa tahun terakhir.

Dalam astronomi sebenarnya tidak ada definisi resmi untuk “supermoon”, tetapi istilah ini digunakan secara luas oleh masyarakat umum untuk menggambarkan kejadian ketika Bulan purnama tampak lebih besar dan lebih cerah daripada biasanya. Fenomena supermoon dapat dinikmati oleh siapa saja yang ingin melihat pemandangan langit yang spektakuler.

Marufin Sudibyo: Penjelasan Mengenai Orbit Bulan pada Fenomena Supermoon

Marufin Sudibyo menjelaskan bahwa fenomena supermoon terjadi ketika Bulan mengelilingi Bumi dalam orbit yang lonjong atau bujur telur. Orbit Bulan memiliki nilai kelonjongan sekitar 1/18, yang artinya empat kali lebih lonjong daripada orbit Bumi saat mengelilingi Matahari. Hal ini menyebabkan perubahan jarak antara Bumi dan Bulan selama periode orbit.

Pada saat supermoon, Bulan berada di titik terdekatnya ke Bumi atau titik perigee. Jarak antara Bumi dan Bulan pada saat itu hanya sekitar 351.800 kilometer, diukur dari permukaan Bumi ke permukaan Bulan. Dalam perspektif astronomi, jarak ini dianggap sangat dekat dan membuat Bulan terlihat lebih besar dan terang dari biasanya.

Kapan Munculnya Supermoon Setelah September 2023?

Kapan Munculnya Supermoon Setelah September 2023?

Setelah fenomena supermoon pada bulan September 2023, supermoon berikutnya baru akan muncul pada bulan Juli 2024. Jadi, bagi mereka yang ingin menyaksikan penampakan langka ini, penting untuk tidak melewatkan kesempatan melihat supermoon pada tanggal 29 September 2023.

Berapa Jarak Antara Bumi dan Bulan Saat Terjadinya Supermoon?

Berapa Jarak Antara Bumi dan Bulan Saat Terjadinya Supermoon?

Saat terjadinya supermoon, jarak antara Bumi dan Bulan hanya sekitar 351.800 kilometer, yang diukur dari permukaan Bumi ke permukaan Bulan. Jarak ini dianggap sangat dekat dalam perspektif astronomi dan menyebabkan Bulan terlihat lebih besar, terang, dan lebih dekat dari biasanya.

Video Viral yang Harus Dicatat Waktu Penayangannya

Kami tidak dapat memberikan informasi tentang video viral yang harus dicatat waktu penayangannya karena tidak ada rujukan pada artikel yang diberikan.

Fenomena Supermoon pada 29 September 2023

Pada tanggal 29 September 2023, akan terjadi fenomena Supermoon yang menjadi sorotan bagi para pengamat astronomi dan pecinta langit. Fenomena ini adalah supermoon terakhir yang akan terjadi di tahun 2023. Selain itu, fenomena supermoon berikutnya baru akan muncul pada bulan Juli tahun 2024. Supermoon sendiri merupakan fenomena di mana bulan purnama tampak lebih besar, lebih terang, dan lebih dekat dengan bumi.

Penjelasan Mengenai Supermoon oleh Marufin Sudibyo

Menurut Marufin Sudibyo, seorang astronom amatir dari The Ekliptika Institute, istilah “supermoon” digunakan untuk menggambarkan bulan purnama yang hampir bersamaan dengan posisi bulan pada jarak terdekatnya ke bumi atau perigee. Fenomena ini merupakan hasil dari orbit Bulan yang lonjong atau bujur telur dengan nilai kelonjongan 1/18 atau empat kali relatif lebih lonjong dibandingkan dengan orbit Bumi dalam mengelilingi Matahari.

Jarak Antara Bumi dan Bulan saat Supermoon

Saat fenomena supermoon terjadi, Bulan berjarak sekitar 351.800 kilometer dari permukaan Bumi ke permukaan Bulan. Ini bisa diukur ketika Bulan sedang menempati titik terdekat ke Bumi pada saat bulan purnama perigean atau dikenal juga sebagai supermoon.

Bagi para penggemar astronomi dan pecinta langit, momen fenomena supermoon pada 29 September 2023 merupakan kesempatan yang harus dicatat dengan baik. Tidak hanya memberikan penampakan yang indah dan memukau, fenomena ini juga memberikan peluang bagi para fotografer untuk mengambil gambar-gambar langit yang spektakuler.

Jangan lewatkan fenomena Supermoon yang akan terjadi pada 29 September 2023! Catatlah jamnya dan saksikan keajaiban alam ini. Jangan lupa untuk berbagi pengalaman Anda dengan membagikan video-video viral yang menakjubkan ini kepada teman-teman Anda.

Related Articles

Back to top button